Minggu, 24 Maret 2024

Pengertian dan Jenis Jenis Berita


DOSEN PENGAMPU:

Hasan Basri, M. Ag.

 

KELOMPOK 1 :

Fathin Hamami           (220401039)

Illiyin Mahlil               (220401040)

Dina Nurul Izzah        (220401069)

Laila Luthfiah             (220401070)

Hilyatul Azkia            (230401025)

 

KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM

FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY

BANDA ACEH – DARUSSALAM

2023/2024


Pengertian Berita

Berikut beberapa pengertian berita menurut para ahli:

 Nasution “Berita adalah laporan terkait peristiwa-peristiwa yang terjadi dan ingin diketahui secara umum, bersifat aktual, telah terjadi dalam lingkungan pembaca, berhubungan dengan tokoh terkemuka, dan akibat peristiwa tersebut bisa berpengaruh kepada pembaca”.

Djuraid, "Berita merupakan suatu laporan ataupun pemberitahuan mengenai terjadinya peristiwa atau keadaan bersifat umum dan baru saja terjadi, yang disampaikan oleh wartawan media massa".

Berita (news) merupakan sajian utama sebuah media massa di samping views (opini). Mencari bahan berita lalu menyusunnya merupakan tugas pokok wartawan dan bagian redaksi sebuah penerbitan pers (media massa).

Dari beberapa penjelasan di atas, penulis menyimpulkan bahwa berita adalah suatu laporan, informasi, atau pemberitahuan mengenai peristiwa-peristiwa yang bersifat aktual, faktual, umum, dan disampaikan oleh jurnalis  media massa

Jenis Jenis Berita

1.      Straight News (Berita Langsung)

Straight news atau disebut juga berita langsung. Berita ini dibuat dengan rentan waktu antara peristiwa dengan penggalian data dan pelaporannya ke redaksi berdekatan atau secara cepat. Artinya, prosesnya tidak lebih dari 24 jam atau tidak lebih dari 2 hari.

2.      Depth News (Berita Mendalam)

Teks berita depth news disebut juga sebagai tulisan yang memuat laporan yang hendak diberitakannya. Memiliki nilai berita yang berat karena lebih spesifik, baik dari segi fakta, penggalian data, dan dampaknya kepada masyarakat umum. Biasanya menggali sisi mengapa dan bagaimana

3.      Opinion News (Berita Pendapat)

Opinion news merupakan jenis berita yang berdasarkan pendapat pribadi dari sudut pandang seseorang tentang suatu hal, ide kreatif, pemikiran atau bisa juga berupa komentar terhadap sesuatu hal yang dianggap penting.

4.      Interpretative News (Berita Interpretatif)

Interpretative News adalah berita yang dikembangkan dari straight news dengan tambahan komentar dan penilaian dari reporter atau narasumber yang berkompeten.

5.      Investigation News (Berita Investigasi)

Investigation news atau berita investigasi merupakan jenis berita yang dikembangkan berdasarkan penyelidikan serta penelitian.

6.      Feature (Berita Kisah)

Berita kisah mengutamakan pelacakan latar belakang suatu peristiwa dan dituturkan dengan gaya bahasa yang menyentuh perasaan, dengan penyajian yang menarik, indah, dan memikat pembaca. Jadi, berita kisah tidak tunduk kepada teknik penyajian seperti pada berita langsung. Dalam bahasa Inggris berita kisah disebut feature. Berita kisah, seperti jelas dari namanya, mengembangkan unsur-unsur menarik pada alur kisah (plot). Tak jarang di situ muncul sudut pandangan penulisnya sendiri. Contoh yang gemilang ialah yang disajikan lewat majalah berita mingguan Tempo. Dari segi aktualitas (kehangatan) waktu, Tempo dikalahkan oleh harian-harian, tetapi dari segi kedalaman latar belakang suatu kejadian. Tempo menyatakan, "Kami lain!"

7.      Comprehensive News

Comprehensive news merupakan berita yang berisi laporan mengenai fakta dari suatu peristiwa yang ditinjau secara menyeluruh. Tidak seperti berita langsung yang biasanya merupakan serpihan fakta perhari dan tidak memperhatikan keterkaitan berita tersebut dengan berita lain; berita komprehensif meninjau fakta dari berbagai aspek  (baca juga: komunikasi visual).

Berita komprehensif berusaha menggabungkan  berbagai serpihan fakta tersebut menjadi suatu bangunan cerita peristiwa dengan benang merah yang terlihat jelas. Sehingga berita jenis ini bersifat utuh dan menyeluruh (baca juga: prinsip-prinsip komunikasi). Contoh comprehensive berita misalnya berita mengenai terorisme di Indonesia, penyebarannya, tujuannya, dan segala aspek yang menyangkut didalamnya


 Daftar Bacaan

Amirul Nisa, 27 Januari 2023, https://bobo.grid.id/amp/083670226/materi-bahasa-indonesia-ada-berapa-jenis-teks-berita-ini-penjelasannya?page=2

Efendi, E., Rambe, S., Lubis, H. A., & Agustina, S. (2023). Menulis Isi Berita Dan Feature. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 7(1), 2086-2090.

Putri, V. K. M. (2022). 10 Pengertian Berita Menurut Para Ahli. Kompas.Com. https://www.kompas.com/skola/read/2022/01/06/090000869/10-pengertian-berita-menurut-para-ahli

Vero S - Aloys W, Depok : Pustaka Widyatama,  https://books.google.co.id/books?id=W3bnQIlzOw8C&pg=PA36&dq=jenis+jenis+berita&hl=id&newbks=1&newbks_redir=0&source=gb_mobile_search&sa=X&ved=2ahUKEwjZ_sj8oYmEAxW8TmwGHUD_DYcQ6wF6BAgJEAU#v=onepage&q=jenis%20jenis%20berita&f=false



Penentuan Topik dan Angle Artikel Opini

Dosen Pengampu:

Hasan Basri, M. Ag.

 

KELOMPOK 5 :

Illiyin Mahlil               (220401040)

Dina Nurul Izzah        (220401069)

Laila Luthfiah             (220401070)

 

KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM

FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY

BANDA ACEH – DARUSSALAM

2023/2024

  

Artikel opini merupakan jenis tulisan yang berisi pendapat, gagasan, pikiran, atau kritik terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat, biasanya ditulis dengan bahasa ilmiah populer.

Penentuan topik dan angle artikel opini adalah langkah penting dalam menulis opini yang baik dan menarik. Topik adalah ide pokok atau masalah yang ingin dibahas dalam opini, sedangkan angle adalah sudut pandang atau pendapat penulis terhadap topik tersebut.

Penentuan Topik Artikel Opini

Untuk mengetahui atau memahami apa yang akan dituangkan ke dalam artikel opini itu termasuk permasalahan aktual serta layak dijadikan topik tulisan, maka langkah praktis dalam menentukan persoalan-persoalan yang hendak dituangkan menjadi topik pembahasan maupun kajian dapat dilihat beberapa poin sebagai berikut:

1. Kontroversial

Dimaksudkan bahwa topik yang diangkat ke dalam tulisan artikel merupakan suatu permasalahan yang kontroversial atau mengundang tanggapan pro dan kontra.

2. Tuntutan Masyarakat

Dimaksudkan bahwa persoalan yang akan diangkat menjadi topik tulisan artikel mengandung unsur tuntutan masyarakat.

3. Stabilitas Sosial

Dimaksudkan bahwa topik yang dikemukakan dalam artikel opini memiliki bobot yang bisa mempengaruhi masyarakat dalam hal kestabilan kehidupan secara umum (stabilitas sosial), yakni hal-hal yang bersifat universal dan dapat menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

4. Citra dan Kerja Pemerintah

Dampak atas pilihan topik yang berkait kebijakan pemerintah ini bisa memberikan kontribusi nyata berupa saran, usulan, kritik, yang berhubungan dengan citra maupun kinerja pemerintah.

5. Proksimitas (proximity)

Dimaksudkan bahwa topik yang diketengahkan dalam artikel opini mengandung unsur kedekatan (jiwa) dengan para pembaca.

6. Frekuensi tinggi

Dimaksudkan bahwa topik yang dipilih dalam artikel opini didasarkan atas keseringan (frekuensi) pemuatan di media pada umumnya, sedang dibahas di mana-mana sehingga pilihan topik yang dibahas dalam artikel opini turut mengindikasikan bahwa permasalahan tersebut layak ditindaklanjuti atau perlu dibahas pada tingkat lebih serius.

Penentuan Angel Artikel Opini

Selain menentukan topik, salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam menulis artikel opini adalah angle atau sudut pandang.Menurut beberapa sumber, ada setidaknya empat kriteria angle dalam menulis artikel opini, yaitu:

- Penting. Angle harus menunjukkan bahwa topik yang dibahas adalah sesuatu yang perlu diketahui oleh pembaca. Angle harus relevan dengan kepentingan publik, aktualitas, atau kontroversi.

- Menarik. Angle harus mampu menarik perhatian dan minat pembaca. Angle harus unik, orisinal, dan berbeda dari opini-opini lain yang sudah ada. Angle harus menampilkan sesuatu yang baru, mengejutkan, atau menantang.

- Jelas. Angle harus dapat disampaikan dengan mudah dan singkat. Angle harus dapat dimengerti oleh pembaca tanpa perlu penjelasan yang panjang dan rumit. Angle harus menghindari ambiguitas, kebingungan, atau kesalahpahaman.

- Kuat. Angle harus didukung oleh argumen, data, fakta, atau sumber yang valid dan kredibel. Angle harus dapat meyakinkan pembaca bahwa pendapat penulis adalah benar, logis, dan rasional. Angle harus dapat membantah atau menangkis opini-opini yang berlawanan.


Daftar Bacaan

Aldita Prafitasari, Pengertian Artikel Opini: Menyajikan Gagasan Melalui Artikel, 2021, diakses pada 04 February 2024 dalam https://adjar.grid.id/read/542765755/pengertian-artikel-opini-menyajikan-gagasan-melalui-artikel

Joko Mortono, Menentukan Topik dalam Penulisan Artikel Opini, 2015, diakses pada 04 February 2024 dalam https://www.kompasiana.com/jk.martono/5500d8dba333113072512307/menentukan-topik-dalam-penulisan-artikel-opini

Kris Banarto, Ini 4 Kriteria Angle dalam Menulis Artikel Opini (2), 2021, diakses pada 04 February 2024 dalam https://www.kompasiana.com/krisbanarto5251/600bb2d1d541df6afc467ad3/ini-4-kriteria-angle-dalam-menulis-artikel-opini?page=all#google_vignette


Selasa, 19 September 2023

Resensi Buku "Jalan Terjal Menghapus Riba : Advokasi Jurnalis Dalam Konversi Bank Aceh"

Identitas buku

Judul                           : Jalan Terjal Menghapus Riba : Advokasi Jurnalis dalam Konversi Bank Aceh

Tim Penulis                : Muhammad Ifdhal, S.Pd

                                    Muhammad Saman, S. Ag

                                    Munawar AR, S.Sos.I., M.Si

                                    Munawardi Ismail, SH

                                    Ridha Yuadhi, M.Si

                                    Yocerizal, SKH

                                    Zainal Arifin M. Nur, S.Ag99

                                    Dr. Israk Ahmadsyah, B.Ec, M.Ec, M.Sc.

                                    Muhammad Haris Riyaldi,S.Sos.I.,M.Soc.Sc.

Editor                         : Hasan Basri M . Nur

Penertbit                    : Yayasan Warisan Aceh Nusantara (WANSA)

Tebal                         : i-xviii + 1-191

ISBN                         : 978-602-61171-4-4

Katagori Buku         : Non Fiksi

Belum terwujudnya muamalah Islam dalam realita disebabkan kurangnya keyakinan umat Islam atas ajaran agamanya sendiri, sehingga lebih memilih untuk menjalankan muamalah non-Islam. Buku ini berisikan lika liku dan tahapan konversi Bank Aceh yang melibatkan para wartawan, akademisi, praktisi, dan mahasiswa dibawah KWPSI. Lalu pertanyaannya mengapa Bank Aceh?


by : Laila Luthfiah


Bank Aceh adalah Bank milik Pemerintah Provinsi Aceh bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota Se-Aceh. Bank tertua di Serambi Mekkah ini didirikan pada tanggal 19 Nopember 1958 di Kutaraja dengan nama NV. Bank Kesejahteraan Atjeh (BKA)

Dalam pendiriannya Bank Aceh telah melakukan perubahan nama dan badan hukum dari tahun ke tahun :

• 19 November 1958   > NV. Bank Kesejahteraan Atjeh (BKA)

• 6 Agustus 1973         > Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh (BPD IA)

• 5 Februari 1993        > PD. Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh (PD. BPD IA)

• 7 Mei 1999               > PT. Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh (PT. Bank BPD Aceh)

• 29 September 2010   > PT. Bank Aceh

• 19 September 2016   > PT. Bank Aceh Syariah

Awalnya, Bank Aceh bukanlah sebuah bank besar. Bahkan tahun 1974 atau tahun pertamanya beroperasi, laba yang diraih Bank Aceh yang ketika itu masih bernama PD Bank Pembangunan Daerah (BPD) Istimewa Aceh ini hanya berkisar Rp 3 juta. Minimnya perolehan laba tersebut lantaran Bank Aceh mewarisi persoalan kredit macet saat masih bernama NV Bank Kesedjahteraan Atjeh. Kecuali giro, tidak ada tabungan masyarakat yang terhimpun.

Bank Aceh terus berkembang hingga pada tahun 1997, total jumlah kantor cabang dan kantor cabang pembantu sudah ada di 14 kabupaten/ kota. Ini belum termasuk kantor kas yang sudah mencapai 18 unit. Sedang kan jumlah karyawan sudah mencapai 464 orang, yang mayoritasnya berpendidikan SMA (Harian Serambi Indonesia, Kamis 15 Agustus 2013).

Pada bank milik pemerintah daerah inilah uang Aceh tersimpan. Seluruh gaji pegawai negeri sipil, penyaluran modal usaha mikro, hingga beasiswa anak yatim di Aceh, disalurkan melalui bank ini. Artinya, selama bank daerah ini belum syariah, mayoritas aktivitas keuangan di Aceh belum terbebas dari praktik riba.

Setiap proses transaksi keuangan dan penempatan dana-dana pembangunan Pemerintah Aceh seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) mulai saat ini (2015) wajib menggunakan lembaga keuangan atau bank yang berprinsip syariah. Kewajiban yang sama juga berlaku untuk anggaran milik 23 pemerintah kabupaten/kota seperti APBK yang harus ditempatkan pada bank syariah. Hal ini merupakan perintah dari Qanun atau Peraturan Daerah (Perda) Aceh Nomor 8 tahun 2014 tentang Pokok-Pokok Syariat Islam yang telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) September tahun 2014.

Dari serangkaian kegiatan pengajian, workshop, dan diskusi yang dilaksanakan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) yang diperoleh sebuah kesimpulan bahwa, penghapusan praktik riba, adalah merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Syariat Islam secara kaffah (menyeluruh) di Aceh.

Tahapan Advokasi pun disusun, dimulai dari bebagai workshop, pengajian serta kampanye anti riba yang dilakukan oleh KWPSI. Awalnya para aktivis KWPSI merancang dan menargetkan untuk pemandirian (spin off) Unit Usaha Syariah (USS) Bank Aceh. Namun dalam perjalanannya, ide untuk memisahkan Unit Usaha Syariah Bank Aceh agar berdiri sendiri melebar hingga memunculkan ide untuk mengubah total (konversi) Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah.  Lalu dilanjutkan dengan mendekati dan meminta izin dari Otoritas Jasa Keungan (OJK) hingga melobi DPRA, dan Gubernur Aceh.

Maka pada tanggal  19 September 2016 perubahan secara menyeluruh mulai dioperasikan. Dan pada Senin, 3 Oktober 2016, Gubernur Aceh (pada masa itu) Dr H Zaini Abdullah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Dermawan meresmikan konversi Bank Aceh yang awalnya merupakan bank konvensional menjadi Bank Aceh Syariah di Anjong Mon Mata Banda Aceh. 



Pengertian dan Jenis Jenis Berita

DOSEN PENGAMPU: Hasan Basri, M. Ag.   KELOMPOK 1 : Fathin Hamami           (220401039) Illiyin Mahlil               (220401040) D...